
Kitab Nashoihul Ibad adalah salah satu kitab klasik yang sangat populer di kalangan umat Islam, terutama di pesantren-pesantren tradisional di Indonesia. Kitab ini berisi kumpulan nasihat dan petuah bijak yang diambil dari berbagai sumber, termasuk Al-Qur’an, Hadis, serta perkataan ulama terdahulu. Disusun oleh Syaikh Nawawi al-Bantani, seorang ulama besar asal Banten yang terkenal dengan kedalaman ilmu dan ketaqwaannya, kitab ini menjadi rujukan penting dalam memahami akhlak dan etika Islam.
Latar Belakang Penulis Kitab
Syaikh Nawawi al-Bantani, lahir di Tanara, Banten pada tahun 1813. Beliau adalah seorang ulama yang dikenal luas di dunia Islam, terutama karena karya-karyanya dalam berbagai disiplin ilmu, termasuk tafsir, fikih, tasawuf, dan akhlak. Kitab Nashoihul Ibad menjadi salah satu dari sekian banyak karya beliau yang berfokus pada aspek spiritual dan moralitas dalam kehidupan sehari-hari.
Isi dan Tujuan Kitab Nashoihul Ibad
Berjudul lengkap Nashaihul Ibad fi Bayani Alfazhi Munabbihat alal Isti’dadi li Yaimil Ma’ad. Sesuai dengan judulnya, Nashaihul Ibad merupakan penjabaran (syarah) dari kitab matan karya Imam Ibnu Hajar al-Asqalani yang bertajuk Munabbihat alal Isti’dadi li Yaimil Ma’ad. Jadi, salah satu karya beliau yang memuat nasihat, panduan kehidupan, dan pengingat penting ini dijabarkan oleh Syekh Nawawi Banten. Lalu kitab syarah itu diberi tajuk Nasha’ihul Ibad; nasihat-nasihat untuk hamba Allah SWT.
Nashoihul Ibad secara harfiah berarti “Nasihat bagi Hamba-hamba Allah”. Kitab ini berisi kumpulan nasihat dan pelajaran yang bertujuan membimbing umat Islam menuju kehidupan yang lebih baik, berakhlak mulia, dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Nasihat-nasihat dalam kitab ini mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari adab dalam beribadah, hubungan sosial, hingga kewajiban seorang muslim dalam menjaga lisan dan perilaku.
Dalam kitab ini, Syaikh Nawawi al-Bantani menggabungkan berbagai hikmah dan pelajaran yang relevan bagi umat Islam sepanjang masa. Melalui kutipan ayat Al-Qur’an, hadis, dan ungkapan hikmah dari para ulama terdahulu, beliau menyajikan panduan praktis yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.