Pengurus dan badan otonom MWC NU Ciomas berkumpul dalam suasana silaturahmi Idulfitri untuk mempererat ukhuwah dan memperkokoh barisan organisasi.
CIOMAS, BOGOR — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Ciomas menggelar Halal Bihalal pada hari Ahad, 5 April 2026, bertempat di Gedung Dakwah NU Ciomas. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB ini mengusung tema “Halal Bihalal Momentum Perkuat Sinergi dan Konsolidasi Jam’iyyah”, menjadikannya bukan sekadar ajang silaturrahim pascalebaran, melainkan juga forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat kecamatan.
Kegiatan ini dihadiri oleh segenap unsur pengurus dan pimpinan MWC NU Ciomas, meliputi Rais Syuriah, Katib Syuriah, Wakil Katib Syuriah, Mustasyar, Ketua Tanfidziyah beserta jajaran pengurus Tanfidziyah lainnya. Selain itu, hadir pula para pengurus badan otonom di lingkungan MWC NU Ciomas, mencerminkan semangat kebersamaan dan keutuhan jam’iyyah yang menjadi ruh dari kegiatan ini. Kehadiran seluruh elemen struktural tersebut semakin menguatkan makna silaturahmi yang dirangkai dalam bingkai ukhuwah nahdliyyah.
Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Ciomas, Yudin Taqyudin. Dalam sambutannya, Gus Taqi —sapaan Ketua— menekankan pentingnya momen Idulfitri sebagai titik tolak untuk membangun kembali semangat berjam’iyyah dan meningkatkan sinergi antara seluruh lini pengurus. Dirinya mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan halal bihalal ini sebagai ikrar bersama dalam menggerakkan roda jam’iyyah yang lebih solid dan berdaya guna bagi umat.
“Halal bihalal ini bukan sekadar seremonial lebaran. Ini adalah momentum kita untuk kembali bersatu, merajut kembali komitmen bersama, dan memastikan bahwa setiap lini kepengurusan—dari Syuriah, Tanfidziyah, hingga badan otonom—bergerak dalam satu nafas. Sinergi bukan pilihan, melainkan keharusan jika kita ingin jam’iyyah ini benar-benar hadir di tengah umat,” jelas Gus Taqi.
Mau’izhatul hasanah disampaikan oleh Wakil Katib Syuriah, Kyai Jujun, yang memberikan tausiyah sarat makna seputar pentingnya menjaga kerukunan, mempererat silaturrahim, dan memperkokoh persatuan dalam tubuh Jam’iyyah. Ki Gemoy —sapaan Kyai Jujun— mengingatkan bahwa kekuatan Nahdlatul Ulama sesungguhnya bersumber dari kedekatan antarwarga nahdliyyin serta keistiqamahan dalam menjalankan amanah organisasi di setiap level kepengurusan.
Amanat dan arahan kemudian disampaikan oleh Rais Syuriah MWC NU Kecamatan Ciomas. Dalam arahannya, Rais Syuriah menegaskan bahwa konsolidasi jam’iyyah harus dimulai dari lingkup yang paling dekat, yakni tingkat ranting dan majelis wakil cabang. Beliau mendorong seluruh pengurus untuk bersinergi lintas badan otonom demi mewujudkan kegiatan yang nyata dan dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat Kecamatan Ciomas.
“Konsolidasi jam’iyyah dimulai dari hati yang lapang dan niat yang ikhlas. Setelah kita saling memaafkan hari ini, mari kita perbaharui tekad untuk bekerja lebih keras demi kemaslahatan umat. Jangan biarkan semangat ini hanya berhenti di gedung ini—bawa pulang ke ranting, ke musala, ke masyarakat. Di situlah NU sesungguhnya hidup dan berakar,” tegas Rais.
Kegiatan halal bihalal ini berjalan dengan khidmat dan penuh kehangatan, ditutup dengan sesi jabat tangan dan salam-salaman sebagai simbol saling memaafkan antarsesama pengurus. Momentum ini diharapkan menjadi pondasi bagi MWC NU Kecamatan Ciomas untuk tampil lebih bersatu, lebih bergerak, dan lebih berdampak dalam memberikan pelayanan dan pemberdayaan kepada warga nahdliyyin serta masyarakat luas.